Ditulis oleh admin pada 11 Aug 2010 - 10:59
Metrogaya - AS Roma akan menghadapi Inter Milan pada ajang Super Coppa Italia, Sabtu (21/8) waktu setempat. Penyerang baru I Giallorossi, Adriano Leite, pun siap menghadapi mantan klubnya itu.
Laga yang bakal digelar di Stadion San Siro tersebut memiliki arti khusus untuk Adriano. Pasalnya, selama delapan tahun menjadi pemain I Nerazzurri, Adriano kerap disia-siakan oleh Inter Milan. Tercatat, pemain berusia 28 tahun tersebut dua kali dipinjamkan ke dua klub yang berbeda. Pada 2002, Adriano memperkuat Fiorentina. Bahkan, Inter Milan sempat merubah statusnya menjadi kepemilikan bersama dengan Parma pada kurun waktu 2002-2004.
Adriano pun mengaku sudah tidak sabar menghadapi Inter Milan pada gelaran Super Coppa Italia. Eks striker Flamengo tersebut juga mengaku sudah dalam kondisi prima, begitu pun dengan tim barunya, I Lupi.
"Saya berharap mampu mencetak gol pada pertandingan penting. Saya pun sudah merasa prima. Roma berkembang sangat baik pada laga pra-musim. Jadi, bukan soal saya saja. Kami berharap mampu tampil 100% saat menghadapi Inter nanti," ujar Adriano seperti dilansir Corriere dello Sport, Selasa (10/8).
Tidak hanya itu, Adriano pun bercerita soal adaptasinya di klub pengoleksi tiga gelar scudetto itu. Striker kelahiran Rio de Janeiro, Brasil, itu juga menyebut peranan pemain asal Brasil di AS Roma dalam proses adaptasinya. Adriano merupakan pemain Brasil kedelapan yang menghuni tim asuhan Claudio Ranieri tersebut.
"Perlahan, saya menemukan kembali performa saya. Saya telah bekerja keras tiap minggu di tempat latihan. Jadi, saya terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Memang, masih terlalu awal bagi saya, tapi Francesco Totti banyak membantu saya," ungkap Adriano.
"Setiap orang, terutama orang Brasil, sangat membantu saya dalam untuk merasa nyaman di sini. Saya sudah berada di jalur yang benar. Saat bermain melawan Pescara, saya bermain selama satu jam penuh tanpa merasa kelelahan," tambahnya.







