Skip to main content
Jumat, 18 Mei 2012

Wisata ke Tanah Pahlawan, Ungaran, Jawa Tengah

Metrogaya-Pertempuran sengit terjadi di Malang 65 tahun lalu. Para sekutu tampaknya tak cukup kuat menghadapi sedadu TKR (Tentara Keamanan Rakyat) yang dikobarkan semangat nasionalisme. Bagi para infantry TKR itu, proklamasi Agustus, sudah cukup membuktikan bahwa “Ambarawa adalah tanah kami”.

Benar saja, setelah Mundur dari malang, sekutu makin hancur lebur saat mundur ke Ambarawa. Tank-tank baja rasanya tak cukup kuat menghadapi serdadu-serdadu muda ini, yang rela mati bagi tegaknya Indonesia disetiap jengkalnya. Dan kemenangan gemilang ini masih bisa kita kenang melalui Tugu Pahlawan yang dibangun ditengah kota Ungaran ini.

Ambarawa adalah sebuah kota pasar yang terletak di sebuah bukit Unggaran (Ambarawa). Ia terletak antara Semarang dan Salatiga. Kecamatan ini terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Tempat ini juga merupakan saksi sejarah tentang heroisme para pahlawan dalam melawan sisa-sisa sekutu yang coba merebut kembali kemerdekaan negeri ini. Sebelumnya kota ini juga menjadi pusat transportasi area Ungaran.

Bila anda berkunjung kesini, sudilah anda untuk mengunjungi Museum kereta Api Ambarawa. Museum ini sebenarnya adalah sebuah stasiun yang dialih fungsikan sebagai cagar budaya. Dahulu stasiun ini selalu hiruk-pikuk dengan berbagai kegiatan masyarakat yang ingin bepergian.

Anda masih bisa menyaksikan beberapa model asli dari beberapa lokomotif yang pernah digunakan disini. B222 buatan pabrik Satchisotk MF Chemints, dan C2001 buatan pabrik Hartmann Chemints adalah salah satu model yang dipajang disini. Ada pula CC5029 yang memiliki kekutan 1190 tenaga kuda, hasil buatan WintherthurScheweis. Selain itu ada beberapa perangkat klasik seperti tlepon buatan Amerika yang dipakai sekitar 1910 lalu.

Dimuseum ini anda juga bisa melakukan wisata keliling Rawa Pening dengan menggunakan kereta wisata yang disediakan PTKA, sebagai badan yang membawahi museum ini. Keindahan pemandangan kaki bukit Ambarawa ini merupakan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan pengunjungnya.

Bagi anda yang ingin berkunjung kemari, anda bisa menggunakan jalur darat dengan jarak tempuh sekitar 75 KM dari Semarang. Menarik bukan. Maka tunggu apalagi. (yc/beritadaerah)