Skip to main content
Jumat, 18 Mei 2012

Sehat dan Hemat Energi di Dalam Kamar Mandi

Metrogaya-Kamar mandi tentunya tidak dapat dipisahkan begitu saja dari suatu kesatuan sebuah rumah. Anda tentunya akan menghabiskan beberapa waktu anda dalam sehari di dalam kamar mandi. Sekarang ini, konsep kamar mandi tentunya sudah jauh lebih berbeda dari kemarin. Kamar mandi bukan hanya sekedar tempat anda membersihkan badan , kini telah menjadi tempat di mana anda dapat memanjakan diri anda, merelaksasikan badan anda, dan memulihkan pikiran anda.

Tentunya dengan konsep modern ini perlu ditunjang dengan beberapa aspek sehingga penggunaanya bisa menjadi lebih optimal. Selain desain,hal aspek-aspek lain adalah mengenai sanitari dan dampaknya terhadap lingkungan (contohnya hemat air dan hemat energy).

Upaya menjaga kesehatan badan dan hemat energy tentunya dapat di mulai dari kamar mandi, ruangan yang sangat pribadi dari suatu rumah. Berikut adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan.
 
Pencahayaan dan Sirkulasi yang Cukup dengan Jendela
Berbicara mengenai kamar mandi pasti banyak berhubungan dengan kelembaban yang disebabkan oleh air sehingga diperlukan sirkulasi udara yang baik agar tidak berefek pada kesehatan anda. Keberadaan jendela dan pintu membantu dalam hal pertukaran udara dari luar ke dalam kamar mandi sehingga selalu ada bertukaran udara yang baru.
 
Pemakaian kamar mandi tentunya berkaitan dengan penggunaan energy listrik untuk penerangan dan pemanas air panas. Dengan keberadaan jendela, anda akan dapat membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam kamar mandi sehingga menggurangi penggunaan penerangan lampu.
 
Hal positif lainnya dengan jendela adalah dengan masuknya cahaya matahari ke dalam kamar mandi dapat membunuh kuman-kuman penyakit yang biasanya berkembang di daerah lembab.
 
Untuk menjaga privasi anda dengan adanya jendela, tentunya anda dapat menambahkan kerai horizontal yang juga dapat mengatur intensitas cahaya yang masuk atau dengan menggunakan frozen glass sehingga cahaya dapat tetap masuk tanpa khawatir terlihat dari luar.
Penggunaan shower
Pada umumnya masyarakat Indonesia rata-rata suka menggunakan gayung untuk mengguyurkan air ke badan dalam rutinitas mandi mereka. Memanglah dengan menggunakan gayung bisa sangat memuaskan, volume air yang dipakai bisa lebih banyak tapi itu cenderung boros dan lagi air dapat terbuang percuma dan membasahi area lain di kamar mandi.
 
Perkembangan teknologi memungkinkan kita dalam menggunaan shower. Shower dianggap dapat menghemat air di mana intensitas volume air dapat diatur, dan volume air yang terbuang sedikit karena air mengguyur sebatas pada badan dan kepala dengan debit yang nyaman.
 
Energi Surya
Penggunaan air panas untuk mandi tentu sangat menyegarkan dan tentunya dapat mempelancar peredaran darah pada tubuh. Dengan keberadaan pemanas otomatis dengan menggunakan gas atau listrik pastinya akan lebih terjamin dan praktis.
 
Pertimbangkan penggunaan tenaga surya dalam memanaskan air , hal ini dapat membantu anda dalam   menghemat listrik dan gas. Energi alam dari radiasi matahari disimpan dalam sel-sel yang berbagai macam model, yang kemudian dikonversi ke tenaga untuk memanaskan air.
 
Hemat Air
Penggunaan air di dalam kamar mandi tidak saja untuk mandi membasuh badan tapi juga untuk mencuci tangan dan membilas (flushing) toilet.

Kemajuan teknologi sekarang memungkinkan para produsen mengeluarkan produk yang menggunakan sistem otomatis dalam mengaturan air sesuai kebutuhan dan kebiasan personal meliputi, volume, suhu dan debit air. Dengan teknologi tersebut kebutuhan membilas dari si pengguna dapat diatur secukupnya tanpa membuang air percuma. (yc/indohome)