Ditulis oleh admin pada 23 Oct 2010 - 11:56
Metrogaya - Tim kebanggaan warga Surabaya, Persebaya, akhirnya resmi terpecah, setelah diluncurkannya tim baru untuk kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011.
Peluncuran tim Persebaya Divisi Utama dilakukan di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Jumat (22/10), dengan dihadiri sejumlah perwakilan klub internal, anggota DPRD Surabaya dan perwakilan suporter.
Mantan pelatih Persebaya Freddy Muli yang dipercaya sebagai penasehat tim tersebut, ikut hadir dalam acara peluncuran tersebut dan berbaur dengan pengurus tim.
Acara peluncuran tim Persebaya Divisi Utama ini, mendahului tim Persebaya versi Liga Primer Indonesia (LPI) pimpinan Saleh Ismail Mukadar yang hingga kini belum diperkenalkan kepada publik.
Tim "Bajul Ijo" baru yang dimanajeri sendiri oleh Ketua Umum Persebaya Wisnu Wardhana itu, tidak banyak menggunakan pemain binaan klub internal, seperti yang dijanjikan sebelumnya.
Sekitar 90 persen pemain yang memperkuat Persebaya Divisi Utama merupakan pemain yang tergabung di tim Persikubar Kutai Barat, termasuk pelatihnya Suwandi HS yang dipercaya menangani tim tersebut.
Wisnu Wardhana dalam sambutan peluncuran timnya, mengakui sengaja mencomot pemain dari tim yang sudah terbentuk, karena tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan.
"Persiapan kami sangat singkat, sehingga tidak memungkinkan melakukan seleksi pemain untuk pembentukan tim. Padahal, kami juga berencana merekrut Freddy Muli sebagai pelatih," katanya.
Kendati demikian, Wisnu Wardhana dengan sangat berani menjanjikan tim Persebaya bentukannya akan mampu berprestasi di kompetisi Divisi Utama musim ini.
"Target utama kami adalah Persebaya tidak boleh lenyap dari persepakbolaan nasional dan harus ikut Divisi Utama. Kalau tidak ikut Divisi Utama, Persebaya tidak akan diakui lagi oleh PSSI dan itu berarti Persebaya sudah tidak ada," ujarnya.
Selain itu, Wisnu juga menargetkan Persebaya bisa kembali promosi ke Liga Super Indonesia musim depan. Terkait pendanaan, Ketua DPRD Surabaya itu memastikan Persebaya tetap akan menggunakan dana APBD untuk mengikuti kompetisi.
"Tiga bulan ke depan, kami masih mengandalkan dana dari simpatisan dan donatur. Tapi, untuk tahun 2011 sudah dianggarkan dana sekitar Rp15 miliar melalui APBD Kota Surabaya," tambah Wisnu.
Pelatih Persebaya Divisi Utama, Suwandi HS, yang dikonfirmasi usai acara peluncuran, tidak bersedia komentar soal pencomotan pemain Persikubar, termasuk dirinya untuk memperkuat Bajul Ijo.
"Soal itu saya tidak tahu-menahu, tanyakan langsung pada pengurus. Tugas saya hanya menangani tim untuk kompetisi," katanya.
Persebaya di bawah pimpinan Wisnu Wardhana ini juga mengontrak pemain asing. Para pemain itu adalah Orock Charles, Sackie Doe, dan Cassava. (mei/hd/mg)
Susunan Pemain Persebaya Tandingan:
Kiper: Aris Noviandi, Aditya Fajar.
Belakang: Rifat Arsyad, Fendi Taris, Dwi Santo Putra, Zulkan Arif, Rendi Suprianto, Rustanto Sri Wahono, Agusmanto, Imam Yuliyanto, Taufik Soleh, Khodari Amir, dan M Khusen.
Tengah: La Umbu, Redi Redianto, Kuncoro, Hariyanto, Heri Kiswono, Arisadi, Dedi Eko, Alfi, Eri Budi, Sidiq Nurcahyono, Himawan, dan Munir Nurcahyo.
Depan: Solikhin, Sarwani, Agustian, Cornelis Kaimu, Syaiful Bachri, Wimba Sutan, dan Fandi Eko.








