Ditulis oleh admin pada 21 Oct 2010 - 14:41
Metrogaya- Alam yang semakin rusak akibat ulah tangan-tangan manusia, menimbulkan rasa keprihatinan pada 14 desainer asal Bali yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).Dengan harapan membuat masyarakat lebih sadar lingkungan, tahun ini ajang tahunan Fashion Tendance 2011 APPMI Bali mengambil tema 'Cita Di Alam', yang berarti rasa pada alam.
"Kami berharap lewat rancangan ini, pesan kami dapat tersampaikan untuk lebih menghargai alam. Memanfaatkan kekayaan alam dengan bijak. Karena bumi kita hanya satu, bumi yang menjadi rumah kita," tulis Ketua Fashion Tendance APPMI Bali 2011 Oka Diputra, dalam rilis persnya.

Setiap desainer mencoba menggambarkan inspirasi dari alam, yang diterjemahkan dalam pemilihan material, siluet desain, nuansa warna maupun tema dan konsep rancangan. Misalnya saja Monika Weber, dengan tema 'Negeri Dongeng', ia menggambarkan indahnya sebuah kebun rahasia dengan banyak bunga bermekaran. Rancangan terlihat manis dan girlie, dengan modifikasi kebaya yang dipadu gaun berpalet pastel dan emas.
Terinspirasi dari pohon bambu yang kuat dan fleksibel, Eny Ming menampilkan koleksi rancangan berpotongan tegas namun tetap feminin dalam tema 'Dua Sisi'. Sementara Oka Diputra menggambarkan air yang selalu mengikuti kemana arus mengalir, lewat gaun berdraperi dan berkesan smooth seperti air.
Dwi Iskandar, mengambil indahnya pemandangan Bukit Jimbaran yang dikelilingi gedung dan bangunan, dalam kombinasi warna hijau abu-abu dan potongan struktural. Selain inspirasi dari keindahan alam, hutan dan lingkungan yang rusak juga mengilhami beberapa rancangan desainer. Mengambil tema 'Hutan Binasa', Putu Aliki menampilkan hutan yang gelap, sunyi dan rusak akibat ulah manusia. Rancangan muncul dengan potongan asimetris, aksen cut out, ripped material serta kombinasi warna hitam-merah.
Inspirasi yang beragam dari birunya laut, hangatnya sinar mentari, kebun penuh bunga sampai hutan gelap yang rusak dan suram, seakan ingin menyadarkan bahwa bumi terlalu indah untuk dirusak. Menjaga apa yang telah dianugerahkan Maha Pencipta, adalah tugas seluruh umat manusia di Bumi ini.
(yc/vibizlife)








