Ditulis oleh admin pada 22 Oct 2010 - 18:30
Metrogaya-Peneliti universitas Chicago menyebutkan berapapun usianya, lelaki sehat, bisa berhubungan seks lebih sering dibanding wanita sehat. Dalam artikel British Medical Journal, ketua tim peneliti, dr. Stacy Tessler Lindau, juga menyebutkan karena lelaki sehat bisa berhubungan seks lebih sering maka diperkirakan mendapatkan umur lebih panjang.
Hal ini berdasarkan penelitian 6,000 pria dan wanita yang di bagi menjadi dua kelompok, satu berusia antara 25 hingga 74 tahun. Dan kelompok kedua berusia 57 hingga 85 tahun. Lebih lanjut dr. Lindau mengatakan, jika anda seorang pria didiagnosis dengan diabetes atau tekanan darah tinggi maka anda perlu menurunkan berat badan dan minum obat. Manfaat tambahan dari kesembuhan, anda bisa menikmati kehidupan seks lima tahun kedepan.
Selain itu juga Lindau, menuturkan, umumnya perempuan kurang dilaporkan menginginkan seks karena tiga alasan: laki-laki lebih lama bertahan hidup tanpa pasangan lima sampai enam tahun dibanding perempuan. Kedua, kini budaya Barat menggunakan obat seperti Viagra bagi pria penderita disfungsi ereksi, bisa diterima. Sedangkan wanita tidak memiliki obat seperti itu, selain estrogen yang hanya mengobati rasa sakit akibat hubungan seksual, sesuai rekomendasi badan pengawas obat-obatan Amerika serikat, FDA. Ketiga , menurut professor bidang kebidanan, ginekologi dan geriatri obat ini, dokter biasanya memperlakukan wanita berbeda. Karena jika seorang wanita didiagnosa menderita kanker payudara sehingga mengharuskan payudaranya diangkat, maka tidak pernah menasihati tentang fungsi seksualnya. Hal ini disebabkan mentalitas wanita jatuh sehingga bisa menyebabkan dirinya kehilangan aktivitas seksual selama 10 tahun. (yc/liputan6)








