Skip to main content
Jumat, 18 Mei 2012

DJ Prancis ‘Goda’ Publik Surabaya

Metrogaya - Festival Musim Semi Prancis 2010 yang akan berlangsung hingga 14 Juli 2010 turut diramaikan oleh musik ramuan seorang DJ indie asal Prancis yang sedang naik daun di kancah internasional, Wax Tailor. DJ Wax Tailor yang bernama asli Jean-Christophe Le Saout, aktif berkarya sejak 2004 hingga kini. Ia telah merilis 2 album, dan sejumlah EP (mini album) maupun single yang disambut hangat oleh publik luas.

Dalam rangkaian Tur Internasional 2010 ke beberapa negara Asia termasuk Indonesia, DJ Wax Tailor tampil di Foreplay, Surabaya pada akhir pekan lalu. “Acara konser musik elektronik ini terbuka untuk umum,” kata Pramenda Krishna, Atase Pers Pusat Kebudayaan Prancis Surabaya (CCCL).

Tales of The Forgotten Melodies menjadi album yang menandai peluang karir Wax Tailor pada tahun 2005. Albumnya Hope & Sorrow dikenal sebagai salah satu album yang banyak memperoleh sambutan pada 2007. Album tersebut telah terjual 80.000 keping dan meraih nominasi penghargaan bergengsi Victoires de la Musique Française di Prancis dan US Indie Music Awards. Secara bersamaan, dia merekam  Seize the day yang menjadi bagian penting tata musik (title track) film PARIS karya Cedric KLAPISCH.

Dimulai tahun 2005 dengan jadwal tampil di berbagai kota di seantero Prancis, hingga kini Wax Tailor telah memiliki jadwal yang padat baik untuk tampil di Prancis maupun di berbagai belahan dunia (antara lain Spanyol, Inggris, China, Hongkong, Yunani, Kanada, Monako, Jepang, Italia, Jerman, Amerika Serikat, Meksiko, Belanda, Belgia dll). Kota Surabaya masuk dalam daftar tempat yang akan ia kunjungi pertengahan tahun ini.

Sebuah kesempatan istimewa bagi publik kota Surabaya untuk mengenal albumnya Hope & Sorrow dan In the Mood for Life, serta mengenal musik yang beraliran soul, jazz, funk, yang menggoda sana-sisi dengan aroma pop klasik yang dibalut hip hop. Suara modern yang ia tawarkan, merasuki pendengaran dan mengajak pengunjung Foreplay menikmatinya. (mei/mg)