Masjid Mahal Di Indonesia Habiskan Dana 94 Milyar Rupiah

Metrogaya-Mesjid di Banten yang belum memiliki nama ini, berlokasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kota Serang. Pembangunan yang dimulai sejak tahun 2008,mengahbiskan dana senilai Rp.94 miliar, tinggal menyelesaikan finishing akhir untuk segera bisa dipergunakan.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pengembangan Sumber Daya Air dan Permukiman (PSDA-P) Provinsi Banten, Winarjono di Serang, mesjid raya Provinsi Banten yang kontruksinya dibangun sejak Januari 2008 itu masih dalam tahap pemeliharaan selama enam bulan oleh Dinas PSDA-P. Rencananya akhir tahun 2010 akan diserahkan pengelolaanya kepada Biro Kesra Provinsi Banten. "Selama enam bulan berikutnya ada tahap penyelesaian akhir (final hand over) untuk penyempurnaan dan kelengkapan lainnya," terang Winarjono.

Lebih lanjut dikatakan, Masjid Raya KP3B yang dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektare (ha) dengan anggaran dana sekitar Rp. 94 miliar sudah termasuk biaya operasional pelaksanaan MTQ Nasional XXII yang akan dilaksanakan di lokasi tersebut.

Luas bangunannya mencapai 13.000 m2 terdiri dari lantai basement dan lantai dasar yang masing-masing luasnya 5.500 m2 dan 1.500 m2. Sementara di luar masjid dibangun 4 buah menara dengan ketinggian masing-masing mencapai 46 meter. Winarjono memperkirakan biaya operasional untuk masjid tersebut mencapai Rp.800 juta setiap tahun untuk biaya listrik, penjaga keamanan, pengurus taman, pesuruh dan biaya operasional lainnya.

Sementara itu Kepala Biro Kesra Provinsi Banten Zaenal Arifin mengatakan, pihanya belum mengantongi nama untuk mesjid raya Provinsi Banten tersebut.Namun demikian, jika mesjid itu telah diserahkan dari Dinas PSDA-P, pihaknya akan mengadakan seleksi atau fit and profer test oleh MUI Banten, untuk memilih pengurus DKM masjid tersebut, sekaligus memberikan nama.
(yc/id.news.yahoo)



@ 2009 MetroGaya. All Rigths Reserved.