|
|
Nan Ing, Ramaikan Imlek AJBS
Submitted by metrogaya on Mon, 08/02/2010 - 14:10
Metrogaya - Puncak perayaan Imlek tinggal hitungan hari, sejumlah pusat perbelanjaan maupun hotel menggelar berbagai acara menarik untuk menyambut tahun baru dalam kalender China itu, tak terkecuali AJBS. Namun berbeda dari tempat lainnya yang menyuguhkan olahan menu khas Imlek maupun berbagai pernik berbau Imlek, AJBS justru menampilkan pertunjukan musik yang menjadi legenda China. Nan ing, kesenian asal China Selatan inilah yang akan dijumpai para pengunjung AJBS menjelang Imlek.
Terdapat 3 grup yang tampil secara bergantian memainkan berbagai alat musik dalam kesenian nan in. Masing-masing mereka berasal dari Surabaya, Malang, dan Surabaya. Beberapa alat musik khas negeri panda tersebut yang terlihat dimainkan antara lain biba (sejenis kecapi), san sian, ol sien, dan dong zhau.
“Dalam satu grup biasanya terdiri dari 5 sampai 6 orang, 1 satu orang bertindak sebagai vokalis sedangkan lainnya main alat musik,” jelas Tan Hok Ling, Pemimpin Musik Ciong Cuan Kong Whuew, grup asal Malang, yang kebagian tampil sesi pada sesi pertama akhir pekan lalu.
Dalam kesenian nan ing akan disuguhkan pertunjukan musik yang berisi tentang cerita rakyat yang ada dalam masyarakat Tionghoa. Selama hamper 15 menit, mereka akan memainkan alat music. “Nan ing ini adalah musik jaman kerajaan yang berisi cerita rakyat, awal main biasanya hanya instrumen baru setelah itu ada penampilan penyanyinya,” ujar Tan.
Pertunjukan kesenian nan ing tersebut dapat dinikmati para pengunjung AJBS hingga 13 Februari mendatang. Selain pertunjukan musik tradisional Tionghoa, AJBS juga menggelar serangkaian event menyambut perayaan Imlek. Bertajuk ‘Nostalgia Tradisi Imlekan Soerabaia’ AJBS juga menggelar seni kaligrafi shufa, ada pula chai shen (dewa keberuntungan) yang sewaktu-waktu muncul ke tengah-tengah pengunjung untuk bagi-bagi ‘rejeki’. (mei/mg)



